Pretreatment System
Kategori Produk : Water Treatment System
Water Treatment System Plant (atau di Indonesia sering disebut Instalasi Pengolahan Air / IPA atau Water Treatment Plant / WTP) adalah sebuah fasilitas atau pabrik yang dirancang secara khusus untuk membersihkan dan memurnikan air baku (air dari sungai, danau, atau tanah) hingga mencapai standar kualitas tertentu, sehingga aman untuk digunakan, baik untuk konsumsi manusia (air minum) maupun untuk keperluan industri atau lainnya.
Brand Produk : Tirta Bening Makmur
Brand Produk yang dibuat dan dirakit langsung oleh PT. Tirta Bening Makmur
Kamu bisa request penwaran untuk produk ini dengan menekan tombol dibawah ini dan mengisi email kamu.
Deskripsi Produk
Pretreatment System
Pre-treatment system adalah rangkaian unit operasi fisik, kimia, dan kadang biologis yang dirancang untuk menyesuaikan kualitas air baku atau air limbah agar memenuhi spesifikasi teknis yang diperlukan oleh unit proses utama. Tahap ini bersifat critical control point karena kegagalan di pre-treatment akan menurunkan efisiensi proses hilir, meningkatkan biaya operasi, serta mempercepat degradasi peralatan.
Tujuan Teknis
-
Mengurangi Suspended Solid (SS) → mencegah sedimentasi dan fouling pada membran, pipa, dan heat exchanger.
-
Mengontrol Turbidity (NTU) → biasanya dipersyaratkan < 1–5 NTU sebelum masuk sistem membran seperti RO.
-
Menstabilkan pH dan alkalinitas → menjaga kompatibilitas kimia dalam proses downstream.
-
Menghilangkan hardness (Ca²⁺, Mg²⁺) → mencegah scaling pada membran dan boiler.
-
Mengontrol mikrobiologi → menekan pertumbuhan biofilm yang dapat menyumbat sistem.
-
Menghilangkan kontaminan spesifik → misalnya besi, mangan, atau silika yang berpotensi mengganggu proses industri tertentu.
Unit Operasi Umum
-
Screening / Bar Rack
Menghilangkan debris kasar (>5 mm) untuk melindungi pompa dan unit selanjutnya. -
Grit Removal / Sedimentasi Awal
Mengurangi pasir, kerikil, dan partikel berat yang abrasif. -
Coagulation–Flocculation
Penambahan koagulan (aluminium sulfat, ferric chloride, PAC) untuk mendestabilisasi koloid, diikuti flokulasi untuk membentuk agregat besar. -
Clarifier / Settling Tank
Pemisahan flok secara gravitasi; sering dilengkapi lamella plate untuk efisiensi. -
Filtrasi
-
Sand / Multimedia Filter: mengurangi partikel sisa hingga ukuran 10–20 mikron.
-
Activated Carbon Filter: adsorpsi organik, klorin, bau, dan warna.
-
Cartridge / Micron Filter: polishing hingga 1–5 mikron sebelum membran.
-
-
Chemical Conditioning
-
pH adjustment: dengan asam (H₂SO₄, HCl) atau basa (NaOH).
-
Anti-scalant: mencegah pengendapan CaCO₃, CaSO₄, BaSO₄, dll.
-
Dechlorination: misalnya dengan sodium bisulfite sebelum membran RO.
-
-
Disinfection
Menggunakan klorin, UV, atau ozon untuk kontrol mikroba.
Indikator Kinerja Pre-treatment
-
SDI (Silt Density Index): umumnya < 5 (lebih ideal < 3) sebelum reverse osmosis.
-
Turbidity: < 1 NTU untuk sistem membran.
-
Residual chlorine: < 0,1 ppm sebelum RO.
-
Hardness: < 0,5 ppm sebagai CaCO₃ sebelum boiler high-pressure.
Aplikasi Industri
-
Pembangkit listrik → pre-treatment air make-up boiler.
-
Industri farmasi dan makanan → feed water RO/EDI untuk memenuhi standar ultrapure.
-
Petrokimia dan migas → pengendalian scaling/korosi pada cooling tower dan heat exchanger.
-
Pengolahan limbah industri → neutralisasi zat beracun/berbahaya sebelum biological treatment.
Dengan kata lain, pre-treatment system dalam konteks industri bukan sekadar “saringan awal,” melainkan sistem proteksi teknis yang menentukan keandalan operasi dan umur ekonomis dari keseluruhan plant.
Produk Dalam Kategori Water Treatment System