Jl. Ustd Abdul khohar Rt 001 / 003 No. 74...
1754832973-sistem-pengelolaan-air-limbah.webp

Sistem Pengelolaan Air Limbah

Pengertian Sistem Pengelolaan Air Limbah

Sistem pengelolaan air limbah adalah rangkaian proses teknis yang dirancang untuk mengolah air buangan dari aktivitas domestik, komersial, maupun industri agar memenuhi baku mutu lingkungan sebelum dibuang atau digunakan kembali.

PT. Tirta Bening Makmur menyediakan solusi sistem pengelolaan air limbah yang dirancang sesuai karakteristik limbah dan regulasi lingkungan yang berlaku.

Tujuan Sistem Pengelolaan Air Limbah

  • Mengurangi pencemaran lingkungan
  • Menurunkan kandungan zat pencemar dalam air limbah
  • Melindungi sumber air permukaan dan air tanah
  • Memenuhi standar baku mutu air limbah
  • Mendukung konsep pengelolaan air berkelanjutan

Sumber Air Limbah

Air Limbah Domestik

Air limbah domestik berasal dari aktivitas rumah tangga seperti mandi, mencuci, dan dapur yang mengandung bahan organik dan deterjen.

Air Limbah Komersial

Air limbah komersial berasal dari hotel, restoran, perkantoran, dan pusat perbelanjaan dengan kandungan limbah organik dan kimia ringan.

Air Limbah Industri

Air limbah industri memiliki karakteristik yang lebih kompleks dan dapat mengandung bahan kimia, logam berat, serta zat berbahaya lainnya sehingga memerlukan sistem pengolahan khusus.

Tahapan Proses Pengelolaan Air Limbah

Pretreatment

Tahap awal pengolahan air limbah bertujuan untuk memisahkan benda kasar dan material padat agar tidak mengganggu proses selanjutnya.

  • Screening
  • Grease trap
  • Grit chamber

Proses Pengolahan Primer

Pengolahan primer berfungsi untuk mengendapkan padatan tersuspensi dan mengurangi beban pencemar organik dalam air limbah.

Proses Pengolahan Sekunder

Tahap ini menggunakan proses biologis untuk menguraikan bahan organik terlarut dengan bantuan mikroorganisme.

Metode Pengolahan Biologis
  • Activated Sludge
  • Aerobic dan Anaerobic Treatment
  • Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR)

Proses Pengolahan Tersier

Pengolahan tersier bertujuan untuk meningkatkan kualitas air hasil olahan agar memenuhi standar pembuangan atau dapat digunakan kembali.

Komponen Sistem Pengelolaan Air Limbah

Bak Ekualisasi

Bak ekualisasi berfungsi untuk menstabilkan debit dan konsentrasi air limbah sebelum diproses lebih lanjut.

Reaktor Biologis

Reaktor biologis digunakan sebagai tempat pertumbuhan mikroorganisme yang menguraikan zat pencemar organik dalam air limbah.

Bak Sedimentasi

Bak sedimentasi berfungsi untuk mengendapkan lumpur hasil proses biologis sebelum air masuk ke tahap berikutnya.

Sistem Disinfeksi

Sistem disinfeksi digunakan untuk membunuh mikroorganisme patogen sebelum air limbah dibuang ke lingkungan.

Jenis Sistem Pengelolaan Air Limbah

IPAL Domestik

IPAL domestik digunakan untuk mengolah air limbah rumah tangga, perumahan, apartemen, dan fasilitas umum.

IPAL Komersial

IPAL komersial dirancang untuk hotel, rumah sakit, dan gedung perkantoran dengan beban limbah menengah.

IPAL Industri

IPAL industri dirancang khusus untuk mengolah air limbah industri dengan karakteristik pencemar yang kompleks dan spesifik.

Keunggulan Sistem Pengelolaan Air Limbah dari PT. Tirta Bening Makmur

Desain Sesuai Regulasi

PT. Tirta Bening Makmur merancang sistem pengelolaan air limbah sesuai baku mutu lingkungan dan peraturan pemerintah yang berlaku.

Teknologi Efisien dan Andal

Sistem menggunakan teknologi pengolahan air limbah yang efisien, stabil, dan mudah dioperasikan.

Layanan Terpadu

PT. Tirta Bening Makmur menyediakan layanan konsultasi, desain, instalasi, hingga perawatan sistem pengelolaan air limbah secara menyeluruh.