Komponen Sistem Pengolahan Air
Peran Komponen dalam Sistem Pengolahan Air
Komponen sistem pengolahan air memiliki peran penting dalam menentukan kualitas air hasil olahan. Setiap komponen dirancang untuk menjalankan fungsi tertentu dalam proses water treatment, mulai dari penyaringan awal hingga proses akhir sebelum air digunakan.
PT. Tirta Bening Makmur menyediakan dan merancang berbagai komponen sistem pengolahan air yang disesuaikan dengan karakteristik air baku dan kebutuhan pelanggan, baik untuk skala rumah tangga maupun industri.
Komponen Utama Sistem Pengolahan Air Bersih
Bak Penampungan Air Baku (Raw Water Tank)
Bak penampungan air baku berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara air sebelum masuk ke proses pengolahan. Tangki ini membantu menstabilkan debit air dan memastikan suplai air tetap konsisten.
Sistem Aerasi
Sistem aerasi digunakan untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air. Proses ini efektif untuk mengoksidasi zat besi (Fe), mangan (Mn), serta mengurangi bau tidak sedap pada air.
Dosing Pump dan Chemical Tank
Dosing pump berfungsi untuk menginjeksikan bahan kimia ke dalam sistem pengolahan air dengan dosis yang presisi. Chemical tank digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan kimia water treatment.
Jenis Bahan Kimia yang Umum Digunakan
- Koagulan (PAC, Alum)
- Disinfektan (Klorin)
- Penyesuai pH (NaOH, Kapur)
Bak Koagulasi dan Flokulasi
Bak koagulasi dan flokulasi berfungsi untuk mencampur air dengan bahan kimia koagulan sehingga partikel koloid dapat menggumpal dan membentuk flok yang lebih besar.
Bak Sedimentasi
Bak sedimentasi digunakan untuk mengendapkan flok hasil proses koagulasi dan flokulasi. Endapan ini kemudian dipisahkan sebelum air masuk ke tahap filtrasi.
Komponen Sistem Filtrasi Air
Tabung Filter Pasir Silika
Tabung filter pasir silika berfungsi menyaring partikel halus, lumpur, dan kotoran tersuspensi. Komponen ini menjadi bagian penting dalam menghasilkan air yang jernih.
Tabung Filter Karbon Aktif
Filter karbon aktif digunakan untuk menyerap bau, warna, zat organik, serta sisa klorin dalam air. Komponen ini meningkatkan kualitas air secara visual dan sensorik.
Tabung Filter Manganese
Filter manganese digunakan untuk menurunkan kadar zat besi dan mangan yang sering terdapat pada air tanah.
Komponen Sistem Disinfeksi
Sistem Klorinasi
Sistem klorinasi berfungsi untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya dalam air. Dosis klorin diatur secara akurat untuk menjaga keamanan air tanpa mengganggu kualitas.
Sistem Ultraviolet (UV)
Sistem UV menggunakan sinar ultraviolet untuk menonaktifkan mikroorganisme tanpa menambahkan bahan kimia ke dalam air.
Komponen Pendukung Sistem Pengolahan Air
Pompa Air
Pompa air berfungsi untuk mengalirkan air dari satu tahap ke tahap berikutnya dalam sistem pengolahan air. Pemilihan pompa disesuaikan dengan kapasitas dan tekanan sistem.
Pipa dan Valve
Pipa dan valve berperan sebagai jalur distribusi air serta pengatur aliran dalam sistem pengolahan air.
Panel Kontrol
Panel kontrol digunakan untuk mengatur dan memonitor operasional sistem pengolahan air secara otomatis dan efisien.
Keunggulan Komponen Sistem Pengolahan Air dari PT. Tirta Bening Makmur
Desain Sesuai Kebutuhan
PT. Tirta Bening Makmur merancang komponen sistem pengolahan air berdasarkan hasil analisa air baku dan kebutuhan penggunaan.
Kualitas dan Ketahanan Tinggi
Setiap komponen menggunakan material berkualitas tinggi untuk memastikan umur pakai yang panjang dan performa optimal.
Dukungan Teknis dan Konsultasi
Selain penyediaan komponen, PT. Tirta Bening Makmur juga memberikan layanan konsultasi, instalasi, serta perawatan sistem pengolahan air secara menyeluruh.